PENTINGNYA BAGI PESERTA DIDIK DALAM MENGIKUTI EXTRAKURIKULER
25 March 2026 | Benyamin Marotno, S.Pd
Peserta didik membutuhkan orang yang dapat mengarahkannya untuk melakukan hal yang benar agar bisa berkembang dan memliki jiwa seni (muncul sikap kedisiplinan, bertanggung jawab serta kerja sama/teamwork). Peserta didik sejak dini jika tidak dituntun dengan baik, akhirnya bisa salah arah. Mereka membutuhkan penuntun atau pendamping yang selalu mengarahkan mereka untuk menjadi anak yang mandiri, beretika, kreatif dan lebih lagi berorientasi kebaikan. Karena itu orangtua dan guru harus memiliki peran yang sama untuk menuntun dan teladan bagi peserta didik untuk berjalan menuju masa depan yang baik dan cerah. Amat disesali kalau banyak peserta didik hanya dibiarkan begitu saja, tidak dituntun, sehingga mereka tidak bisa mengetahui tentang bakat dan minat yang mereka miliki. Manfaat dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah diantaranya yaitu sebagai sarana peserta didik untuk mengembangkan potensi diluar prestasi akademik di sekolah . Mempunyai prestasi akademik di sekolah juga bagus tapi kadang masih juga belum memadai ketika peserta didik tidak langsung praktek dengan kemampuan minat dan bakat yang peserta didik miliki. Ada banyak sekali manfaat bagi peserta didik ketika mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang bisa menambah wawasan nonakademik mereka di sekolah. Ada banyak manfaat bagi mereka di sekolah seperti lebih disiplin dan merasa tanggung jawab. Ketika mereka mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah secara tidak lansung akan belajar untuk hidup bertanggung jawab terhadap sesuatu dan menjadi anak yang mandiri.
Mengapa demikian ? Tentu karena setiap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah akan dikelola dan diurus oleh peserta didik itu sendiri sedangkan para guru hanya menjadi pendamping dan mengarahkan saja. Jadi setiap kali ada kegiatan ektrakurikuler di sekolah pada sore hari para peserta didik harus bisa mengurus sendiri perlengkapan atau peralatan yang perlu dipersiapkan. Selain bertanggung jawab mereka juga bisa mengasah potensi serta bisa mengembangkan bakat. Peserta didik di sekolah bebas memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan kemampuan mereka sendiri. Dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah adapun tujuannya adalah untuk melatih diri dalam kegiatan berorganisasi bersama teman- teman .
Dalam hal ini peserta didik bisa berinteraksi dengan teman – teman dari latang belakang yang berbeda. Sejak dini mereka dilatih kemampuan bekerjasama agar nantinya tidak kaget saat turun langsung ke dunia kerja. Pengajar atau pembina ekstrakurikuler di SD YPPK Gembala Baik Abepura bukan dari lulusan akademi yang diampuh sebagi pendamping ekstrakuler tersebut.
Pada kegiatan tersebut peran orangtua juga sangat penting dimana setiap jadwal ekstrakurikuler orangtua selalu mengantar dan menjemput anak – anak mereka. Kami sebagai pendamping merasa bangga dimana orangtua selalu peduli dengan kegiatan sekolah di luar akademik. Selama mendampingi peserta didik di sekolah dalam latihan ekstrakurikuler berlansung berjalan dengan lancar dan terlaksana dengan baik. Dengan demikian, kami masih dapat berkonsentrasi secara penuh terhadap kegiatan ekstrakurikuler.
SD YPPK Gembala Baik merupakan sekolah yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler sejak peserta didik kelas I. Pembentukan nilai atau karakter tanggung jawab yang dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakuler di sekolah dapat memberikan dampak yang positif bagi sikap atau perilaku peserta didik, apabila kegiatan dapat dilaksanakan dan dikembangkan dengan cara baik. Pembentukan karakter tanggung jawab terhadap peserta didik harus dilakukan secara konsisten, terarah dan teratur, sehingga peserta didik dapat memiliki kesadaran yang muncul dari dalam dirinya sendiri. Bentuk-bentuk kegiatan ekstrakurikuler juga mendukung pelaksanaan pembentukan nilai-nilai karakter salah satunya adalah karakter tanggung jawab kepada peserta didik. Rasa bertanggung jawab bukan merupakan sikap/karakter yang dibawa sejak lahir, melainkan sikap/karakter yang didapatkan dari pembiasaan maupun pembelajaran. Penyusunan program kegiatan extrakurikuler yang dilakukan oleh pembina juga memperhatikan kondisi dan keadaan peserta didik sehingga tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah. Kesadaran untuk menjaga kondisi jasmani dan rohani serta kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar ini dapat dikatakan sabagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap diri peserta didik.